NEW's

Jadwal Pelatihan Kalibrasi 2010


Suhu|23-26 Maret 2010
Internal audit|20-22 April 2010
Kelistrikan|18-21 Mei 2010
Ketidakpastian Pengukuran|15-17 Juni 2010
Massa|13-16 Juli 2010
Dokumen Sistem Mutu |3-5 Agustus 2010
Dimensi|19-22 Oktober 2010
Tekanan|23-22 November 2010
more info

UPT Balai Pengembangan Instrumentasi - LIPI

Office

Jl. Sangkuriang, Komplek LIPI, Gd.30
Bandung, 40135
Phone : 022-2503053
Fax:022- 2504577
E-Mail: E-mail ini dilindungi dari spam bots, anda perlu mengaktifkan JavaScript utk melihatnya

BPI Info

Informasi cuaca Real Time  di sekitar kampus LIPI Bandung, Jl. Sangkuriang/ Cisitu  dapat dilihat  melalui pantauan  stasion cuaca UPT BPI  LIPI   di sini : BPI Weather 


UPT Balai Pengembangan Instrumentasi menyelenggarakan Pelatihan Teknik Pengukuran dan Kalibrasi, Untuk keterangan lebih  lanjut dapat dilihat disini : Diklat Kalibrasi    

 

Gallery

ImageImageImageImageImageImageImageImageImageImageImageImage

 
 
Home arrow Hasil Penelitian arrow Alat Pengukur Curah Hujan Standar WMO (World Metrological Organization)
Alat Pengukur Curah Hujan Standar WMO (World Metrological Organization) PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Administrator   
Friday, 01 August 2008
Image
Latar Belakang
Peranan air dalam kehidupan sangat besar. Mekanisme kompleks kehidupan tidak mungkin berfungsi tanpa kehadiran cairan yang berupa air. Bagian besar bumi dan makhluk hidup juga terdiri atas air.
Air yang berasal dari hujan merupakan fenomena alam yang paling penting bagi terjadinya kehidupan di bumi. Butiran hujan selain membawa molekul air juga membawa banyak materi yang penting bagi kehidupan, seperti material pupuk yang lengkap bagi tumbuhan. Dengan adanya air hujan diperkirakan sekitar 150 ton pupuk jatuh ke bumi setiap tahunnya. Tanpa adanya mekanisme seperti itu, maka mungkin saat ini jumlah jenis tanaman tidak akan sebanyak yang kita ketahui.
Dari uraian di atas, kita mengetahui bahwa manfaat air hujan sangatlah penting bagi kehidupan. Namun, di lain pihak kita belum mampu mengamati fenomena banyaknya curah hujan yang terjadi pada suatu tempat secara otomatis dan tercatat dalam sebuah database sehingga data curah hujan belum bisa dimanfaatkan secara optimal.


Deskripsi
Alat pengukur curah hujan merupakan alat untuk mengukur curah hujan yang terjadi pada suatu daerah baik pedesaan, kecamatan, atau-pun propinsi yang mengacu pada standar WMO (World Metrological Organitation). Dengan adanya alat pengukur curah hujan ini kita dapat mengetahui banyaknya curah hujan yang terjadi setiap waktu. Data curah hujan yang dihasilkan secara otomatis dari alat pengukur curah hujan ini dapat dikirimkan secara online melalui internet dengan operating sistem IGOS dan disimpan dalam suatu database yang dapat diakses oleh siapa saja melalui internet.

Keunggulan
  1. Memudahkan BMG dalam mengamati curah hujan pada suatu daerah.
  2. Mengukur curah hujan secara otomatis.
  3. Database curah hujan di setiap daerah dapat diakses secara online dan setiap saat sehingga dapat memprediksi terjadinya banjir di suatu daerah.
  4. Memberikan data hidrologi untuk kepentingan depertemen-departemen yang terkait.
  5. Software aplikasi dapat dikembangkan menjadi Sistim Informasi Monitoring banjir, kelembaban udara, temperatur, dan sebagainya.
  6. Pencatatan waktu dalam data curah hujan menggunakan waktu yang tertelusur ke time server ntp.kim.lipi.go.id.
Terakhir Diperbaharui ( Friday, 01 August 2008 )
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
No events