|
Medina-Alat Penghancur Jarum Suntik |
|
|
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Saturday, 02 August 2008 |
 MEDINA5 adalah nama produsen yang menciptakan alat penghancur jarum suntik dengan seri SS-500 (telah didaftarkan pada Ditjen Paten HKI No. S0020050055). Saat ini pemakaian jarum suntik sekali pakai menjadi solusi untuk mencegah penyebaran virus melalui jarum suntik. Akan tetapi, bila tidak diperhatikan pemakaian jarum suntik sekali pakai ini akan memberikan dampak pada lingkungan karena limbah jarum suntik yang jumlah pemakaiannya semakin meningkat. Pemakaian jarum suntik sekali pakai adalah praktisi medis yang bertugas di instansi pemerintah, swasta, dan individu, misalnya di Rumah Sakit, Puskesmas, Poliklinik, Balai Pengobatan, Praktek Dokter Umum/Gigi/Spesialis/Bidan, dan Pengobatan Alternatif, seperti Akupuntur.
SS-500 hadir sebagai solusi aman, praktis dan hemat biaya khususnya dalam menangani limbah jarum suntik sekali pakai, menanggulangi penyebaran virus serta mencegah penumpukan limbah jarum suntik baru yang semakin bertambah, dengan proses kerja yang sangat cepat.
Proses penghancuran jarum suntik dan mematikan virus (sterilisasi) secara simultan memanfaatkan panas yang sangat tinggi hasil gesekan mata jarum suntik dengan rotasi gerinda penghancur berkecepatan tinggi pada saat proses mekanis, sehingga serbuk yang dihasilkan bebas dari virus. Serbuk-serbuk tersebut ditampung dalam botol penampung yang telah diisi dengan cairan disinfektan.
|
|
Terakhir Diperbaharui ( Saturday, 02 August 2008 )
|
|
|
Electric Fuel Treatment-EFT |
|
|
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Saturday, 02 August 2008 |
|
EFT atau Electric Fuel Treatment adalah alat untuk meningkatkan sifat bahan bakar menjadi lebih sempurna, meningkatkan power dan torsi mesin, mengurangi emisi gas buang, dan lebih efisien pada berbagai kendaraan bermotor dengan menggunakan prinsip Electrical Magnetic Resonance.
Dengan menggunakan alat ini, BBM (baik solar/bensin/biofuel) yang menuju ke saluran sistem karburator atau injeksi diresonansikan secara elektris. Sehingga terbentuklah molekul-molekul BBM yang tingkat energinya lebih besar dibandingkan sebelum pemasangan EFT.
Dengan demikian, energi yang dihasilkan dari proses pembakaran tersebut menjadi lebih besar dibandingkan sebelum pemasangan EFT.
EFT merupakan salah satu hasil penemuan dari ilmuwan UPT Balai Pengembangan Instrumentasi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (UPT BPI LIPI) dan telah dipatenkan di DITJEN PATEN HKI RI No. P00200400434 |
|
Terakhir Diperbaharui ( Saturday, 02 August 2008 )
|
|
|